Makam kabuyutan Mbah Saleh (kyai Bagus Saleh kartanegara) berada di kelurahan Babakan Jawa, blok simpur RW 05/ RT 13.
Menurut kuncen Pak Jamaludin, Mbah Saleh merupakan keturunan generasi ke 5 dari Raden Fatah karajaan Demak. Mbah Saleh mempunyai putra 5, yaitu:
1. Soiman (pasir kaler majalengka kulon)
2. Nurohim (pasir kaler Majalengka kulon).
3. Mbah Salamodin (pasantren Babakan Jawa)
4. Toupan (simpur wetan)
5. Salimah (pasantren Babakan jawa)
Mah Saleh diutus oleh Demak untuk menyebarkan agama Islam di Majalengka
Tampilkan postingan dengan label saleh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saleh. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Oktober 2018
Makam Buyut Embah Saleh
Minggu, 02 September 2018
Raden Saleh
Raden Saleh - Jejak Maestro Dunia
Bekas padepokan Raden Saleh, pelukis kondang jaman Belanda yang merancang kantor bupati Majalengka.
Di Cicurug dijadikan nama jalan. Sebelah barat ada sumur sumur bekas pemandian gajah piaraannya Malah ada gada-gada, patung gajah piutih. Cuma sudah dibongkar. Sebelah selatan ada perguruan silat gajah putih.
Jangan-jangan beliau juga yang merancang gada gada kerkhoof cicurug.
Prof Reiza Direktur Pendidikan UNPAD sangat tertarik tentang cerita Pelukis Dunia Raden Saleh yang pernah tinggal di Majalengka,paman Raden Saleh waktu itu RAA Kertadiningrat menjabat bupati Majalengka 1847-1852,Raden Saleh menjadi arsitektur dalam pembangunan Pendopo Majalengka setelah kepulangannya dari Belanda,ada peninggalan atau petilasan beliau yg masih ada sampai sekarang yaitu sumur gajah Cicurug,sumur ini tempat minum dan mandi gajah peliharaan Raden Saleh.

Bekas padepokan Raden Saleh, pelukis kondang jaman Belanda yang merancang kantor bupati Majalengka.
Di Cicurug dijadikan nama jalan. Sebelah barat ada sumur sumur bekas pemandian gajah piaraannya Malah ada gada-gada, patung gajah piutih. Cuma sudah dibongkar. Sebelah selatan ada perguruan silat gajah putih.
Jangan-jangan beliau juga yang merancang gada gada kerkhoof cicurug.
Prof Reiza Direktur Pendidikan UNPAD sangat tertarik tentang cerita Pelukis Dunia Raden Saleh yang pernah tinggal di Majalengka,paman Raden Saleh waktu itu RAA Kertadiningrat menjabat bupati Majalengka 1847-1852,Raden Saleh menjadi arsitektur dalam pembangunan Pendopo Majalengka setelah kepulangannya dari Belanda,ada peninggalan atau petilasan beliau yg masih ada sampai sekarang yaitu sumur gajah Cicurug,sumur ini tempat minum dan mandi gajah peliharaan Raden Saleh.

(Photo: Jalan Raden Saleh - Cicurug)

(Photo: Bekas gada-gada) (Photo: Prof Reiza dan patung pengingat Rd Saleh)

Langganan:
Postingan (Atom)

