Tampilkan postingan dengan label pabrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pabrik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 September 2018

Onderneming Tjarenang

Onderneming Tjarenang.
Ada sedikit catatan mengenai perkebunan dan pengolahan teh Tjarenang Lemahputih, bahwa perkebunan ini sudah ada semenjak taun 1878.
     Pemiliknya seorang pengusaha Belanda bernama WA Baron Baud,selain di
Lemahputih pengusaha kaya ini juga mempunyai perkebunan teh dan karet di Jatinangor, meneer ini juga meninggal dan dimakamkan di daerah Jatinangor bersama putranya yg bernama Mimosa.
     Nampak dalam poto koleksi Indie Gangers seorang tentara Belanda sedang berjalan di sekitar Onderneming setelah terjadi pertempuran dgn pejuang Majalengka yg berhasil memporak porandakan sebagian pabrik pengolahan teh tersebut.
Lemahputih 1947.
( sumber Indie Gangers ).





Geus tumpur teu aya nu nyesa tinu pabrik pengolahan Teh onderneming Tjarenang nu aya tinggal patapakan ajeg ajeg tihang sbraha guruntul,lantai ubin jg ruruntuk pondasina.Pabrik pengolahan Teh Tjarenang ayana di Lemahputih tutugan gunung Cakrabuana,numutkeun katerangan kebon Teh ieu gs aya ti taun 1880an nu ngababak melakna nyaeta R.E KERKHOVEN nu luasna sakira 1500 hektar manjang nuturkeun pagunungan ti Sangiang Lingga di Cimungkal,Leuweung Datar,Pasir kayang,Cibulan jg Bangbayang ( sumber Cerita di lereng Cakra ,Rais Purwacarita ).kiwari tanah urut pabrik gs jadi pemukiman,perkebunan Teh na oge gs teu mangrupa deui kebon Teh,nu aya tgal pagunungan gundul nu dipelakan tatangkalan holtikultura kayaning kopi,kapol jsjbna,teu nunjang kana serapan cai,tatangkalan nu baradag ampir teu nyesa,Cakrabuana katingalna nalangsa punclutna garing ngungun jeung gering,.ka baraya anu miboga koleksi photo ti link Walanda ngeunaan Perkebunan Teh Lemahputih mangga disuhunkeun dipajang di komentar sareng kateranganna,minggon kamari basa simkuring sareng Pa Rais sempet ngobrol sareng Kuwu Lemahputih Pa Asep,anjeuna peryogi photo photo lama Lemahputih ti mimiti jaman perkebunan dugika masa agresi Walanda saurnamah pikeun dipajang di salahsahiji ruangan bale desa,mangga diantos,haturnuhun.

Gambar mungkin berisi: tanaman dan luar ruangan

Gambar mungkin berisi: tanaman, sepatu dan luar ruangan

Gambar mungkin berisi: tanaman, pohon, langit, luar ruangan dan alam


Sabtu, 15 September 2018

PABRIK GULA JATIWANGI

Pabrik Gula Jatiwangi


Watter Toren ( penampung air )
Pabrik Gula Jatiwangi 1900-1910.
Sumber Antikuarian book.


Kantor Pabrik Gula Jatiwangi sebelah utara
Disebut juga Gedung Kebesaran

Gambar mungkin berisi: salju
jalan raya depan pabrik gula,
Diphoto tahun 1930an ti palih wetan ( caket toko merah )



Gambar mungkin berisi: luar ruangan
Suikeronderneming Djatiwangi 1940
.sumber KITLV, Nederland
koleksi KITLV tahun 1940, situasi di PG Djatiwangi

Gambar mungkin berisi: orang duduk, tanaman, luar ruangan dan dalam ruangan

Gambar mungkin berisi: langit, luar ruangan dan alam





PG Djatiwangi, Koleksi Mevrouw L. Eijkman-Wijnaendts, Tahoen 1940


Sabtu, 08 September 2018

SUMUR TUK 1926 DAN PAKU BEUREUM 1925

     Bekas Jalan ROLI tebu jaman masih berdirinya Pabrik Gula Kadipaten.
Meskipun jala dan irigasi  sudah bagus Sumur Tuk bekas Pabrik Gula masih dipertahankeun berdiri.Sumur Tuk berguna untuk pengisian "ketel setum" bila sedang istirahat  karena sedang mengangkut tebu dari kebun tebu "Leuweung Bata". Sumur tuk ieu dibangun taun 1926 berbarengan dengan gardu timbangan yang berada di desa Kertawinangun atau Perewah.
       Sabenarnya Perewah juga menurut caerita tidak jauh dengan sejarah berdirinya PG Kadipaten, berdiri sekitar akhir tahun 1880an.
     Ada satu tempat yang fungsinya untuk berkumpul para pegawai pabrik pada saat menerima gaji. Juru bayar yang asalnya dari Belanda tidak berbahasa melayu sehingga membuat plang yang berguna sebagai tanda tempat tersebut oleh tulisan bahasa Belanda Verwacht yang artinya menunggu.
Para pagawai sudah mengerti apabila melewati tempat tersebut pasti menyebut "Perewah' dengan aksen Sunda .
Taun 1901 ganti nama menjadi Kertawinangun. Akan tetapi nama "perewah" masih melekat hingga sekarang.


Gambar mungkin berisi: pohon, langit, rumput, luar ruangan dan alam
(Photo: Puing-puing Sumur Tuk)
 Gambar mungkin berisi: tanaman, pohon, luar ruangan dan alam



PAKUBEUREUM 1925.
Peninggalan Pabrik Gula Kadipaten di Desa Pakubeureum Kec Kertajati. Selain Sumur Tuk di Leuweung bata, masih ada satu lagi bangunan yang mirip gudang timbang yang ada di
Cicadas Jatiwangi. Ukurannya lebih kecil. Gudang ini dekat jembatan cibeureum. Di temboknya masih ada tulisan tahun 1925 sebagai tanda berdirinya bangunan meskipun sudah kurang jelas. Selain Gudang di Pakubeureum, ada lagi bekas dudukan mesin pompa. Tempatnya berdiri di tengah sungai cimanuk. Diperkirakan waktu itu berada di sisi sungai. Karena diakibatkan erosi, akhirnya sekarang berada di tengah sungai.

Pompa ini berfungsi untuk irigasi kebun tebu di sekitar pakubeureum.
on tiwu di sktar Pakubeureum.
Tidak ada yang tahu samapai kapan bukti sejarah perjalanan Pabrik Gula yang ada di Kadipaten ini bisa bertahan.
Salam Gejlig......

  Gambar mungkin berisi: luar ruangan


Gambar mungkin berisi: tanaman, luar ruangan, alam dan air  Gambar mungkin berisi: luar ruangan, alam dan air
(Catatan Naro - Grumala)

Rabu, 05 September 2018

PEDATI

Kar met korven voor suikeriet bij de suikerfabriek Kadhipaten Bij Madjalengka ca 1890..
(pedati/cikar ngangkut keranjang untuk keranjang tebu ke PG Kadipaten Majalengka tahun 1890an )

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.
(Photo, sumber: KITLV Nederland)